![]() |
| Toradora! |
Synopsis
Ryuuji Takasu adalah siswa sekolah menengah yang lembut dan suka pekerjaan rumah. Namun berbeda dengan sifatnya yang baik hati, ia memiliki wajah yang mengintimidasi yang sering membuatnya dicap sebagai anak nakal. Di sisi lain adalah Taiga Aisaka, seorang siswa kecil seperti boneka, yang tidak lain adalah gadis yang imut dan rapuh. Dilengkapi dengan katana kayu dan kepribadian yang bersemangat, Taiga dikenal di seluruh sekolah sebagai "Macan di Telapak Tangan".
Suatu hari, kesalahan yang memalukan menyebabkan kedua siswa itu berpapasan. Ryuuji menemukan bahwa Taiga sebenarnya memiliki sisi yang manis: dia menyukai wakil ketua OSIS populer, Yuusaku Kitamura, yang kebetulan adalah sahabatnya. Tapi keadaan semakin gila ketika Ryuuji mengungkapkan bahwa dia naksir Minori Kushieda — sahabat Taiga!
Toradora! adalah komedi romantis yang mengikuti duo aneh ini saat mereka memulai pencarian untuk membantu satu sama lain dengan orang yang mereka sukai, membentuk aliansi yang tidak mungkin dalam prosesnya.
»INFO
Judul:
- とらドラ!(JPN)
-Toradora!
(Romaji)
Tipe:
TV
Episode:
25 Episodes
Status:
Selesai Tayang
Penayangan: 2
Oktober 2008 - 26 Maret 2009
Tayang Perdana:
Musim Gugur 2008
Genre: Komedi, Potongan Kehidupan, Kehidupan Sekolah, Romantis, Seinen
Produser: Genco , Starchild Records , Magic Capsule , Yomiuri Advertising , TV Tokyo Music
Studio: JCStaff
Sumber:
Novel Ringan
Durasi:
24 min/eps
»Cast
1. Rie
Kugimiya as Taiga Aisaka
2. Junji Majima as Ryuji Takasu
3. Yui Horie as Minori Kushieda
4. Eri Kitamura as Ami Kawashima
5. Hirofumi Nojima as Yuusaku Kitamura
6. Sayaka Ohara as Yasuko Takasu
7. Rie Tanaka as Yuri Koigakubo
8. Yuuko Kaida as Sumire Kanou
9. Hiroyuki Yoshino as Kouji Haruta
Review
Pada
awalnya kalian pasti berpikir bahwa anime ini menjadi anime komedi romantis
yang sudah mainstream kalian temukan di berbagai musim. Tapi nyatanya tidak. Di
balik kisah dan karakternya yang menggemaskan, jika dikulik lebih dalam maka
kalian akan menemukan plot yang kompleks dalam anime ini.
Dimulai
dari kisah yang menyenangkan menjadi kisah yang sedih namun bahagia. Ceritanya
jauh dari kata klise dan tidak terduga dari sebuah kisah cinta. Berawal dari
saling membantu untuk mengejar sang pujaan hati namun ada kemistri yang
terbagun tanpa diketahui.
Yang membuat
plotnya menjadi kompleks bukan hanya Main Character dan Heroine, tapi semua
karakter yang hadir di dalamnya. Karakter-karakter inilah yang membuat serial
ini begitu hebat dan menjadi serial paling memorable yang pernah saya tonton.
Setiap karakter memiliki kepribadian yang unik namun realistis. Tidak ada
karakter “Super” yang bertindak terlalu baik atau terlalu keren untuk
mendominasi cerita. Tidak ada karakter menyebalkan yang bertindak terlalu
sombong yang terkadang menjadi sumber masalah bagi karakter utama yang
tsundere.
Itu semua
terjadi karena setiap karakter menunjukkan sisi lemah diri mereka yang
membuatnya lebih bisa dihubungkan dengan alur. Ini juga memungkinkan
diselipkannya banyak adegan komedi serta momen emosional. Tetapi, bagian
terbaiknya ada di bagian interaksi dan kemistri antar karakter dan bagaimana
cara masing-masing berubah seiring dengan berkembangnya hubungan mereka satu
sama lain.
Alasan lain
yang membuat anime ini memiliki plot yang kompleks ada di bagian ceritanya yang
tidak klise atau mudah ditebak. Kalau boleh jujur, saya sendiri sangat benci
dengan cerita momen klise seperti momen ‘kebetulan’. Sebagai contoh, sang
pemeran utama kebetulan melihat minat cintanya berjalan dengan orang lain
kemudian salah paham. Itulah salah satu contoh klise yang saya benci.
Tak ada
satu pun momen klise yang terjadi di Toradora. Setiap karakter karakter
memiliki alasan dan motif atas tindakan yang akan mereka lakukan. Ceritanya
juga membuat saya terus menebak-nebak apa yang akan terjadi selanjutnya
terjadi.
Setiap karakter di dalamnya mendapatkan posisi
yang sama untuk menunjukkan karakter mereka. 14 episode awal adalah
bagaimana hubungan yang terjalin antara masing-masing karakternya. Antara
Ryuuji dan Taiga, Ryuuji dan Minori, Ryuuji dan Kitamura, Taiga dan Kitamura.
Bahkan Ami Kawashima yang
muncul di episode 5 juga mendapatkan porsi yang sama. Saya rasa, dari sini kita
dapat belajar, tidak ada yang sempurna dari mereka. Bahkan Kitamura seorang wakil ketua OSIS, Ami seorang model terkenal, Minori seorang pelajar aktif di segala
kegiatan club, mereka semua juga memiliki kelemahannya sendiri. Dan bagaimana
mereka bisa menjadi kuat di antara satu dengan karakter yang lainnya, semua
diceritakan dengan baik disini.
Dan 11
episode selanjutnya mulai memasuki kisah yang kompleks dan menegangkan. Dimana
ada berbagai konflik menjadi satu didalamnya. Konflik pertama ada Kitamura yang
berubah menjadi anak nakal dan tidak mau ingin mencalonkan diri menjadi ketua
OSIS setelah tahu bahwa minat cintanya -Kanou-senpai- ingin pergi ke Amerika untuk
melanjutkan sekolahnya. Di konflik ini kita akan mendapatkan sebuah kejutan
yang luar biasa, kita disuguhkan dengan pengakuan dari Kitamura dan
Kanou-senpai. Kanou-senpai yang biasanya berwibawa dan bijaksana menjadi Kanou
yang lemah dan tak bisa apa-apa. Pengembangan yang sangat luar biasa untuk
karakter satu ini, dan tentunya ini menarik simpatiku.
Lalu masuk
ke event natal, terjadi sebuah konflik besar lagi di event ini. Taiga meminta
Ryuuji untuk menyatakan cintanya pada Minori tetapi dia sendiri tidak ingin
berpisah dengan Ryuuji, dia menangis di depan apartemennya dan disana Minori
melihatnya sedang menangis. Minori termenung terkejut saat melihat Taiga
menangis meneriakan nama Ryuuji. Tepat disinilah bagian yang menurutku
mindblowing, inilah klimaks yang seharusnya! Inilah akhir yang seharusnya!
Tetapi kisahnya masih berlanjut.
Lalu saat
event Valentine tiba, ada 2 konflik yang dipersiapkan dengan sangat matang.
Konflik pertama saat kebohongan siapa yang menyelamatkan Taiga disaat tersesat
dan pingsan terbongkar. Konflik yang kedua adalah diketahuinya Ryuuji dan Taiga
yang bekerja di kedai coklat oleh Yasuko. Saat konflik Yasuko kita
diperlihatkan tentang seorang ibu yang berjuang untuk menyekolahkan anaknya
seorang diri, kita diperlihatkan bagaimana hebatnya kasih sayang seorang ibu
yang sangat menginginkan anaknya untuk bersekolah tinggi. Semua itu dikemas
sangat baik hingga membuat penonton mengeluarkan air mata saat menontonnya,
bahkan saat saya menulis ulasan ini dan teringat scene Yasuko yang menangis,
saya pun mengeluarkan air mata.
Cukup saja
untuk itu. Terlalu banyak spoiler.
Nilai
tambah lainnya untuk anime ini adalah penataan musiknya. Berbagai adegan kunci
yang di mana musiknya benar-benar membuat merinding dan menangis. Ku ambil
contoh episode 17 saat selesainya pertarungan antara Taiga dengan Kanou-senpai
dan episode 19 saat Taiga menangis di depan apartemennya sembari meneriakkan
nama Ryuuji, perpaduan antara Violin dan Pianonya sangat bagus. Sialan, saya
tak ingin mengakuinya, tapi itu benar-benar sangat bagus. Jin Aketagawa memang
tidak bermain-main saat berurusan dengan penataan musik.
Final Conclusion
Anime ini
adalah anime romantis favorit saya sejauh ini, saya tidak akan pernah merasa
bosan dengan anime ini walau sudah saya putar berulang kali. Semua elemen
penyusun anime ini sangat menarik jika dibahas, pada awalnya saya sendiri ingin
membuat ulasan setiap episode namun karena itu tidak efisien jadi hanya seperti
inilah jadinya.
Sekali
lagi, meskipun mempunyai kisah dan karakter yang menggemaskan, anime ini
mempunyai plot yang kompleks di dalamnya. Kalian pasti akan sangat suka jika
menonton anime ini.
Sebagai
penutup, ada quote yang menarik di awal episode pertama.
Di dunia ini, ada sesuatu yang belum pernah ada satu orang pun yang melihatnya. Sesuatu yang lembut dan manis. Mungkin jika sesuatu itu terlihat, semua orang akan berebut memilikinya. Karena itu, dunia ini menyembunyikannya, agar tidak ada yang mendapatkannya dengan mudah. Bagaimanapun juga, suatu hari nanti, seseorang akan menemukannya. Seseorang yang benar-benar pantas untuk menemukannya.
Sungguh menarik bukan?


1 Komentar
Iya nih emang gak ada klise nya. Mungkin kalau ada klise nya pun dipakai untuk memperkuat atmosfir yang udah ada. Awalnya ane kira cuman drama cinta monyet but wow... Such romance.
BalasHapusMalahan ane nonton animenya bukan karena tertarik ceritanya. Ane denger kompilasi opening "Pre Parade* di YouTube jadi pengen nonton animenya. Sayangnya bajakan saya opening dan endingnya dipotong. Tapi ane dapat hal yang lebih bagus dari ost nya.