Perang Cinta dan Otak yang Melembut - Review ‘Kaguya-sama wa Kokurasetai?: Tensai-tachi no Renai Zunousen’

Kaguya-sama: Love is War season 2


Synopsis

Setelah liburan musim panas yang lambat tapi penting, semester kedua Akademi Shuchiin sekarang dimulai dengan kekuatan penuh. Saat peralihan Agustus ke September, ulang tahun Miyuki Shirogane semakin dekat, meninggalkan Kaguya Shinomiya dalam kesulitan serius tentang bagaimana merayakannya. Selanjutnya, masa jabatan OSIS ke-67 sekolah akan segera berakhir. Karena anggota dewan berada di kelas yang berbeda, satu-satunya saat Kaguya dan Miyuki harus bersama akan segera menghilang, menempatkan semua rencana licik mereka dalam risiko.

Pemilihan yang panjang dan sulit yang akan menentukan nasib OSIS baru menunggu, karena banyak penantang berjuang untuk gelar presiden yang didambakan.


»INFO

Judul: 

- かぐや様は告らせたい?~天才たちの恋愛頭脳戦~(JPN)

-Kaguya-sama wa Kokurasetai?: Tensai-tachi no Renai Zunousen(Romaji)

-Kaguya-sama: Love is War Season 2 (EN)

Tipe: TV

Episode: 12 Episodes

Status: Selesai Tayang

Penayangan: 11 April 2020 - 27 Jun 2020

Tayang Perdana: Musim Semi 2020

Genre: Komedi, Psikologis, Kehidupan Sekolah, Romantis, Seinen

Produser:   AniplexMainichi Broadcasting SystemShueishaJR East Marketing & Communications

Studio:  A-1 Pictures

Sumber: Manga

Durasi: 23 min/eps

 

»Cast

1. Makoto Furukawa as Miyuki Shirogane

2. Aoi Koga as Kaguya Shinomiya

3. Ryouta Suzuki as Yuu Ishigami

4. Konomi Kohara as Chika Fujiwara

5. Miyu Tomita as Miko Iino

6. Yumiri Hanamori as Ai Hayasaka

7. Sayumi Suzushiro as Kei Shirogane

8. Takehito Koyasu as Papa Shirogane

9. Kana Ichinose as  Shijou Maki

10. Yutaka Aoyama as Narrator-san

 

Review

Satu hal yang paling pertama yang membuatku tahu bahwa perang otak di musim kedua anime Kaguya-sama melembut/melunak adalah openingnya yang masih dibawakan oleh Masayuki Suzuki. Di musim pertama kita disuguhkan oleh banyaknya senjata di lagu pembukanya yang merepresentasikan  kelebaian mind war mereka, namun di musim kedua berbeda. Visual yang ditampilkan dalam lagu tema pembuka musim kedua adalah rencana Kaguya yang ingin bertukar Bentō, tidak ada lagi senjata laras panjang dan katana lagi. Ini yang pada awalnya membuatku berpikir kalau perang otak di musim kedua melunak.

Mari kita tinggalkan poin yang sebelumnya. Anime ini merupakan anime komedi romantis terbaik di Musim Semi 2020, mungkin juga di tahun 2020. Komedi romantis mereka progresif dan selalu diperbarui yang bisa dilihat dari berbagai event yang ditampilkan. Kalian bisa memutar ulang musim pertama lalu kalian bandingkan dengan musim kedua mengenai komedi romantisnya, selalu di perbarui dan tidak diulang-ulang. Yang ku maksud progresif disini adalah sifatnya Kaguya yang mulai terbuka dengan Miyuki.

Komedi di anime ini terbantu juga oleh peran Voice Actor dan Narrator yang membuat anime ini lebih berisi. Anime ini juga memberikan konteks yang jelas melalui Narrator untuk komedinya agar kita bisa memahami apa yang sedang kita tertawakan. Pernyataan kontradiksi terhadap pikiran Kaguya dari sang Narrator merupakan salah satu pemberian konteks dalam komedi anime ini.

Banyak karakter baru bermunculan di musim kedua ini dan mendapatkan porsi yang pas dan sukses menambah pesona anime ini. Selain karakter baru, karakter-karakter sampingan dari musim pertama kembali ditampilkan dan digali lebih dalam. Sebagai contoh Hayasaka Ai dan Ishigami Yuu yang mendapat porsi jam tayang yang lebih banyak musim ini sehingga menarik perhatian dan menjadi favorit penonton.

Di musim kedua ini, kita dikejutkan dengan perkembangan karakter Ishigami. Walaupun di musim pertama karakter satu ini jarang sekali disorot, namun di musim kedua karakter ini mengguncang penonton dengan awal kisah dirinya yang bisa bergabung dengan OSIS. Ishigami juga menambah kesan lucu di musim kedua, ini yang membuat mengapa sosoknya yang sekarang menjadi begitu dicintai oleh para penonton.

Kembali ke Voice Actor. Sungguh ku sangat apresiasi sebesar-besarnya untuk Voice Actor-nya Kaguya, setiap ada perubahan suara yang awalnya terlihat memiliki pesona seorang yang memikirkan rencana dengan matang menjadi suara kawaii ala-ala tsundere yang dilakukan sangat cepat dan tepat.

Pengisi Narrator-san juga seorang veteran pengisi suara karakter bapak-bapak dan kakek-kakek, dengan kalimat khasnya ‘Uso de aru’ menambah sedikit bumbu komedi di dalam anime ini.

Untuk musiknya mungkin yang paling hype adalah lagu tema pembuka yang berjudul ‘DADDY! DADDY! DO! Yang dinyanyikan oleh Masayuki Suzuki bersama dengan Airi Suzuki. Lagu ini membuat kalian ingin bergoyang dan bernyayi bersama dengan beat yang family friendly.

Lagu tema penutup mengusung beat yang berbeda dengan lagu tema pembuka, lagu ini terkesan slow. Berjudul ‘Kaze ni Fukarete’ oleh Haruka Fukuhara menenangkan hati setelah diberikan pengalaman merasakan indahnya komedi romantis. Bukan hanya itu, lirik yang ditawarkan pun cukup dalam maknanya.

 

Final Conclusion

A-1 Pictures berhak mendapat pujian dengan mempertahankan anime ini dari penundaan penayangan akibat Covid-19. Musim kedua anime ini juga banyak menampilkan komedi fresh yang tidak mebuat kalian mengantuk saat menontonnya dan menampilkan cerita yang lebih berwarna dibandingkan musim sebelumnya. Jika melihat kesuksesan musim keduanya, saya sendiri sangat menantikan musim ketiganya kalau sudah dipastikan.

Sedikit tambahan, musim kedua anime ini juga mengangkat isu bullying yang dikemas sangat bagus tanpa menghilangkan unsur komedi romantis yang menjadi senjata utama.

Posting Komentar

1 Komentar